Izin Penggunaan Virtual Office pada Perusahaan

Home - Berita - Izin Penggunaan Virtual Office pada Perusahaan
Izin Penggunaan Virtual Office pada Perusahaan
di

Izin Penggunaan Virtual Office pada Perusahaan

We may already be familiar with the term Virtual Office, which has been increasingly prevalent in big cities such as Jakarta. The service that allows a company to have a prestigious address without having to pay dearly is indeed very attractive to entrepreneurs. Besides addition to prestigious address services, Virtual office also provides various other facilities that can support a company to have a more professional image. From mail handling, professional receptionist, up to meeting room that can use anytime with company’s prospective clients.

But behind all this convenience, do we already know whether or not a company is allowed to use virtual office services? And to answer this question, we have prepared the answer. In 2016, DKI Jakarta’s Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI Jakarta officially abolished the regulations prohibiting the use of virtual offices by issuing Circular Letter No. 06 / SE / 2016. In the letter. In regulation explained that business entities and companies can use a virtual office or joint office to arrange for SIUP, TDP, TDIP, and others as long as they meet the requirements.

 

 

Dalam surat tersebut diterangkan bahwa badan usaha dan perusahaan bisa menggunakan kantor virtual atau kantor bersama untuk mengurus izin SIUP, TDP, TDIP, dan lainnya asalkan telah memenuhi syarat. Surat edaran ini juga memberikan angin segar bagi perusahaan digital yang memanfaatkan kantor virtual untuk mendapat legalitas. Selain itu, langkah BPTSP DKI Jakarta ini disambut baik oleh Wakil Ketua Umum Perhimpunan Pengusaha Jasa Kantor Bersama Indonesia (Perjakbi) Bimo Prasetio. Bimo mendukung penuh langkah pemerintah untuk menciptakan iklim ekonomi yang baik sehingga UKM dan startup bisa naik kelas.

Dengan kemudahan mengurus legalitas badan usaha atau perusahaan diharapkan lebih banyak orang yang semakin mantap dalam merintis startup karena tak lagi terganjal masalah izin legalitas. Karena menurutnya, selama ini banyak pengusaha pemula terganjal dengan masalah izin dan legalitas.

Sudah 2 tahun sejak diterbitkannya surat edaran tersebut, 88Office sebagai salah satu penyedia layanan virtual office terbaik di Jakarta juga telah berbenah demi memenuhi segala kebutuhan para client baik itu perusahaan startup maupun perusahaan yang baru saja berdiri. Kini 88Office telah menjadi salah satu penyedia layanan Virtual Office dapat mengajukan PKP(Pengusaha Kena Pajak). Selain semakin memudahkan perusahaan yang baru berdiri, hal ini juga akan membuat para pengusaha semakin fokus pada bisnisnya dan tidak perlu risau akan hal perijinan, pajak, dan lain sebagainya.

 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

BERITA TERBARU

KATEGORI

HUBUNGI KAMI

Call Now
Whatsapp Us